Istilah dayak paling umum digunakan untuk menyebut orang-orang asli non muslim,non melayu yang tinggal dipulau Kalimantan.
Terdapat beragam penjelasan tentang etimologi istilah dayak.
Kata dayak berasal dari kata ‘daya’yang diambil dari bahasa kenyahyang berarti bagian hulu sungai atau pedalaman.
Keasyikan orang dengan praktik budaya dayak dan citra klasiknyasebagai orang asli yang masih primitive itu pada mulanya berasal dari tulisan-tulisan para pelancong eropa sejak abad ke 19. Tulisan-tulisan maupun laporan-laporan pelancong eropa berpengaruh besar terhadap representase tentang dayak.
Citra yang paling popular tentang Kalimantan selama ini adalah yang berkaitan dengan perburuan kepala manusia “The head hunter of borneo” .
Cerita tentang the head hunter ini pernah popular dan diterbitkan oleh media di Inggris pada tahun 1881 oleh Bock. Banyakpenyumbang terhadap terciptanya citra dayak sebagai orang/suku pemburu kepala manusia bahkan para pemburu kepala dan orang-orang liar telah ditulis secara luas dan telah menjadi atraksi utama dipulau Kalimantan.
Karena begitu terkanalnya budaya orang dayak dalam kebiasaanya berburu kepala manusia sampai-sampai para peneliti barat menjadi sangat penasaran,karena perburuan kepala merupakan salah satu dari adat kebiasaan yang nyaris mengundang begitu banyak perhatian,karena kebiasan yang satu ini sangat cocok dengan khayalan-khayalan orang barat tentang biadabnya kehidupan primitive
Bagi orang dayak,tengkorak namusia yang sudah dikeringkan adalah sihir yang paling kuat didunia,sebuah kepala yang baru dipenggal dari lehernya cukup kuat untuk menyelamatkan seantero kampong maupun desa dari wabah penyakit ,sebuah kepala yang sudah di bubuhi ramuan bila di manipulasi dengan tepat cukup kuat untuk menghasilkan hujan,meningkatkan hasil panen padi,mengusir roh-roh jahat,dan membagikan pengetahuan dari orang-orang pintar suku tersebut.
Kalau ternyata satu tengkorak tak cukup kuat itu karena kekuatanya sudah pudar ,karena itu diperlukan sebuah tengkorak yang lebih segar. Tentu saja semakin banyak tengkorak yang ada maka semakin besar kekuatan yang dihasilkan oleh gabungan kekuatan tengkorak-tengkorak yang ada.
Suku-suku ang tidak memiliki ulu atas namanya tidak akan mampu melawan Mandau-mandau,tombak maupun beracunnya sumpit yang menjadi senjata andalan suku dayak.
Oleh karena itu bersukurlah jika saudaraku yang merasa orang dayak,karena kita mempunyai budaya dan tradisi yang sangat tinggi nilainya sehingga membuat orang bahkan dunia tercengang dan ingin mengetahuinya lebih mendalam.
Hidup Dayak untuk selamanya.
Komentar donk…………………………….?
Citra yang paling popular tentang Kalimantan selama ini adalah yang berkaitan dengan perburuan kepala manusia “The head hunter of borneo” .
Cerita tentang the head hunter ini pernah popular dan diterbitkan oleh media di Inggris pada tahun 1881 oleh Bock. Banyakpenyumbang terhadap terciptanya citra dayak sebagai orang/suku pemburu kepala manusia bahkan para pemburu kepala dan orang-orang liar telah ditulis secara luas dan telah menjadi atraksi utama dipulau Kalimantan.
Karena begitu terkanalnya budaya orang dayak dalam kebiasaanya berburu kepala manusia sampai-sampai para peneliti barat menjadi sangat penasaran,karena perburuan kepala merupakan salah satu dari adat kebiasaan yang nyaris mengundang begitu banyak perhatian,karena kebiasan yang satu ini sangat cocok dengan khayalan-khayalan orang barat tentang biadabnya kehidupan primitive
Bagi orang dayak,tengkorak namusia yang sudah dikeringkan adalah sihir yang paling kuat didunia,sebuah kepala yang baru dipenggal dari lehernya cukup kuat untuk menyelamatkan seantero kampong maupun desa dari wabah penyakit ,sebuah kepala yang sudah di bubuhi ramuan bila di manipulasi dengan tepat cukup kuat untuk menghasilkan hujan,meningkatkan hasil panen padi,mengusir roh-roh jahat,dan membagikan pengetahuan dari orang-orang pintar suku tersebut.
Kalau ternyata satu tengkorak tak cukup kuat itu karena kekuatanya sudah pudar ,karena itu diperlukan sebuah tengkorak yang lebih segar. Tentu saja semakin banyak tengkorak yang ada maka semakin besar kekuatan yang dihasilkan oleh gabungan kekuatan tengkorak-tengkorak yang ada.
Suku-suku ang tidak memiliki ulu atas namanya tidak akan mampu melawan Mandau-mandau,tombak maupun beracunnya sumpit yang menjadi senjata andalan suku dayak.
Oleh karena itu bersukurlah jika saudaraku yang merasa orang dayak,karena kita mempunyai budaya dan tradisi yang sangat tinggi nilainya sehingga membuat orang bahkan dunia tercengang dan ingin mengetahuinya lebih mendalam.
Hidup Dayak untuk selamanya.
Komentar donk…………………………….?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
COMENTAR ANDA.....?